“ First Time Trip with 2C PBSI – Jakarta“
Pada hari rabu tanggal 4 november 2015, tingkat 2 jurusan
pendidikan bahasa dan sastra Indonesia STKIP Garut mengadakan study tour ke
pusat bahasa dan Dufan. Pada hari selasa,
kami KBM seperti biasa dan diabsen. Setelah pulang dari kampus, saya ke
rumah terlebih dahulu untuk mengambil barang-barang yang harus dibawa, kemudian
pada pukul 19.00 wib, saya pergi ke rumah teman saya.
Saya menunggu keberangkatan di rumah Desty bersama
teman-teman lainnya. Kami tidur pukul 22.00 -01.30 wib dan pada pukul 02.00
kami pun bersiap-siap untuk berangkat menuju bus yang sudah terparkir di depan
halaman rumah Desty. Setelah masuk ke dalam bus, kami melakukan pendataan
mahasiswa dan menunggu mahasiswa yang belum datang. Setelah semuanya berkumpul,
kami berangkat sekitar pukul 02.30 wib. sepanjang perjalanan saya bercanda
bersama Nenden dan Eli serta berfoto-foto, tanpa disadari kami mulai mengantuk
dan tertidur. Pada pukul 04.150 kami berhenti di padalarang km 97 untuk
melakukan ibadah shalat shubuh, tapi berhubung saya sedang berhalangan maka
saya hanya menunggu di luar masjid dan hanya bersiap-siap untuk berangkat
menuju pusat bahasa.
Sebelum berangkat, kami diberi sarapan terlebih dahulu,
dan pada pukul 06.00 wib kami berangkat menuju pusat bahasa. Perjalanan menuju
pusat bahasa kurang lebih memerlukan waktu 3 jam. kami sampai di pusat bahasa
yang bertempat sementara di Bogor karena ada renovasi pada gedung pusat bahasa
yang bertempat di Jakata.
Sekitar pukul 09.00 wib kami turun dari bus dan langsung
berjalan menuju aula pusat bahasa. Sambil menunggu pemateri, Kami diberi makan
siang. Saya dan teman-teman menunggu pemateri hampir 1 jam, dan tepatnya pukul
10.00 wib pemateri datang.pembelajaran di pusat bahasa meliputi sejarah pusat bahasa,
tugas dan fungsi pusat bahasa, pembinaan dalam pusat bahasa, serta visi dan
misi pusat bahasa. Setelah materi selesai, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab
yang terdiri atas 2 sesi, dalam sesi pertama teman saya yang bernama yosep dan
enjang bertanya tentang bahasa yang baik dan cara agar anak muda menggunakan
bahasa yang baik, kemudian dalam sesi kedua teman saya yang bernama amel dan
nina pun memberikan beberapa pertanyaan. Bukan hanya teman saya saja yang
bertanya, tapi dosen pun mengajukan beberapa pertanyaan. Dalam sesi tanya jawab
ini berlangsung sekitar 45 menit.
Pada pukul 12.00 wib pembelajaran selesai dan kami bergegas
menuju bus, kami tidak langsung berangkat tapi makan nasi terlebih dahulu agar
lebih bertenaga, tapi sebelum makanan habis bus sudah mulai berangkat dan saya
pun berhenti makan. Dalam perjalanan menuju Dufan ada teman saya yang bernama
Kusmi Sakit, sehingga saya pun merasa sedih. Untuk mengurangi rasa mual dan
pusing Kusmi, saya memberikan minyak kayu putih, namun tidak membaik pula dan
kusmi pun hanya memejamkan mata untuk menghilangkan sedikit rasa pusing nya.
Perjalanan dari Bogor ke Jakarta menghabiskan waktu 2 Jam dan
sampai di Dufan pukul 14.00 wib. ketika sampai di Dufan, kami langsung berjalan
menuju pintu masuk. Saya dan teman-teman mulai berpisah karena berbeda dalam
permainannya. Saya hanya berjalan bersama sahabat saya Eli menuju wahana
kora-kora, ketika saya mengantri, saya bertemu dengan Erlin dan Senli sehingga
saya tidak sendirian menaiki kora-kora.. Eli dan Amey tidak menaiki wahana ini
karena mereka merasa takut dan mereka hanya duduk di bawah pohon sambil
menyaksikan orang-orang yang sedang bermain.
Saya dan kedua teman saya mulai merasa takut untuk menaiki
kora-kora, tapi kami tetap berusaha menjadi anak nekad. kami melangkah dengan
penuh ketakutan, dan jeritan-jeritan kami mulai bergema dengan sangat keras
ketika menaiki permainan kora-kora. “ini sangat mengerikan” teriak hati saya,
seakan-akan ini adalah akhir hidup saya. Eli dan Amey hanya tertawa-tawa
melihat ekspresi muka kami yang penuh ketakutan dan ketegangan. Selessai dari
wahana kora-kora kami pun melanjutkannya ke wahana pontang-panting dan kincir.
Pada pukul 16.30, saya dan Eli menaiki wahana yang seperti gajah, dalam wahana
ini Eli merasa sangat ketakutan, padahal menurut saya ini tidak menakutkan
bahkan nenek-nenek pun akan berani menaiki ini, tapi berbeda dengan Eli yang
sangat penakut.
Kemudian pada pukul 17.30 wib kami pulang dari Dufan, dalam
perjalanan menuju kota Garut sangat macet sehingga bus melaju dengan kecepatan
rendah. Pada pukul 20.30 wib kami beristirahat serta membeli oleh-oleh di
Purwakarta. Semua teman saya membeli banyak oleh-oleh, tapi saya kurang
tertarik membeli banyak oleh-oleh , saya hanya membeli 2 paket moci saja. Setelah
selesai berbelanja dan istirahat, saya dan yang lainnya segera menaiki bus karena
bus akan berangkat menuju Garut. Di purwakarta hanya sekitar 50 menit saja. dalam
perjalanan menuju Garut, saya dan Eli tertidur karena rasa lelah dan pada pukul
24.30 kami sampai di Garut. Dan karena sudah larut malam, saya memutuskan untuk
menginap di kosan Nenden Sungguh ini adalah pengalaman yang tidak akan pernah
saya lupakan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar